Banyak cara dilakukan sekolah dan pelajar dalam persiapan menghadapi pelaksanaan ujian nasional (UN). Salah satunya, dengan menggelar zikir dan doa istigosah bersama. Dengan harapan, para pelajar bisa sukses di UN nanti.
| Siswa kelas IX berdoa bersama dalam istighotsah |
Drs. H. Mukhlasin, M.Pd. menjelaskan, kegiatan istighosah dan doa bersama dalam usaha mendoakan anak-anak kelas IX MTs N Lebaksiu yang akan menghadapi ujian nasional (UN) tanggal 25 April 2011. Dalam hal ini lanjut Kepala Madrasah, madrasah tidak hanya memberikan materi akademik, tapi dalam menghadapi ujian ini perlu dilakukan usaha yaitu doa. "Selain memberikan pelajaran tambahan les kepada anak-anak, maka juga perlu ditanamkan kegiatan spritual, sholat lima waktu untuk tidak dilupakan dan setelahnya selalu memanjatkan doa untuk mendapatkan kemudahan dalam mengerjakan soal ujian nanti" ungkapnya.
Beliau juga menghimbau kepada segenap siswa kelas IX setelah istigotsah ini, untuk memohon maaf atas segala dosa yang telah di perbuat selama ini dari orang tua dan memohon doa restu mereka, bagaimanapun juga doa restu orang tua akan membantu memberikan dorongan spirit kepada putra-putri mereka, ungkapnya.
Mudah-mudahan dengan doa bersama ini, anak-anak akan tenang dalam menghadapi ujian nasional. Sebab, menjelang UN ungkap Kepala Madrasah, yang gelisah bukan hanya siswa, tetapi juga guru-guru dan orang tua murid. Apalagi sekarang ini UN kalau tidak lulus tidak ada ulangan. Jadi, perlu juga berdoa bersama agar semua tenang menghadapi UN. Sebab, setelah siswa sudah belajar, kami sudah mendidik mereka, orang tua juga demikian, yang dibutuhkan tinggal doa untuk mendapat ketenangan.
Anak-anak diharapkan bisa konsentrasi mengisi soal-soal UN, tidak terpengaruh gosip-gosip bocoran soal, beredar lembaran jawaban, bisa menyontek lewat SMS, dan lainnya yang bisa mengganggu siswa.
Kegiatan yang didakan di halaman MTs N Lebaksiu ini menjadi salah satu cara untuk mengatasi ketakutan dan ketegangan jelang UN nanti. (Mhs)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar